Rabu, 31 Oktober 2018

CONTOH CLASS BANGUN DATAR PADA JAVA

HITUNG LUAS SEGITIGA 

 

HITUNG  LUAS PERSEGI


HITUNG LUAS PERSEGI PANJANG



SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Sabtu, 27 Oktober 2018

CONTOH ARRAY DUA DIMENSI











HASILNYA
 


 
SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Kamis, 18 Oktober 2018

MATERI PROGRAM PERULANGAN DAN KONDISI

PERULANGAN PROGRAM DAN KONDISINYA

    Ada 2 jenis perulangan dalam pemprograman, yaitu :
           1.  Counted Loop, yaitu perulangan yang sudah pasti banyak pengulangannya.
           2.  Uncounted Loop, yaitu perulangan yang tidak pasti berapa kali pengulangannya.

Pada pemprograman PHP ada 5 jenis perulangan yang bisa kita gunakan :
  1. Perulangan For
  2. Perulangan While
  3. Perulangan Do/While
  4. Perulangan Foreach
  5. Perulangan Bersarang ( Nested Loop )
      Apa kamu bisa menebak?

      Manakah diantara keempat perulangan tersebut yang termasuk ke dalam counted loop dan uncounted loop?
Untuk mengetahuinya, mari kita bahas saja satu per satu.


 1. PERULANGAN FOR
      Perulangan For adalah perulangan yang termasuk dalam counted loop, karena kita bisa menentukan jumlah perulangannya.

Bentuk dasar perulangan for :

Variabel $i dalam perulangan For berfungsi sebagai counter yang menghitung berapa kali ia akan mengulang.

Hitungan akan dimulai dari nol (0), karena kita memberikan nilai $i = 0.

Lalu, perulangan akan diulang selama nilai $i lebih kecil dari 10. Artinya perulangan ini akan mengulang sebanyak 10x.

Maksud dari $i++ adalah nilai $i akan ditambah 1 disetiap kali melakukan perulangan.

Contoh : 


 2. PERULANGAN WHILE
      Perulangan while adalah perulangan yang termasuk dalam uncounted loop. Karena biasanya digunakan untuk mengulang sesuatu yang belum jelas jumlah pengulangannya.

Namun, perulangan while juga bisa digunakan seperti perulangan for sebagai counted loop.

Bentuk dasarnya:

 Contoh :




Perulangan while akan terus mengulang selama nilai $ulangi lebih kecil dari 10.

Lalu di dalam perulangan kita melakukan increment nilai $ulangi dengan $ulangi++. Artinya : Tambah 1 disetiap pengulangan.

Hati-hati, jangan sampai lupa menambahkan increment, atau kode yang akan mempengaruhi pengulangan. Karena kalau tidak, pengulangannya tidak akan pernah berhenti dan akan membuat komputer kita hang.


3. PERULANGAN DO / WHILE

     Perulangan Do/While sama seperti perulangan while. Ia juga tergolong dalam uncounted loop.

Perbedaan Do/While dengan while terletak pada cara ia memulai pengulangan.

Perulangan Do/While akan selalu melakukan pengulangan sebanyak 1 kali, kemudian melakukan pengecekan kondisi.

Sedangkan perulangan while akan mengecek kondisi terlebih dahulu, baru melakukan pengulangan.

Bentuk perulangan Do/While :

 Contoh :




4. PERULANGAN FOREACH
     Perulangan foreach sama seperti perulangan for dan tergolong dalam counted loop. Namun, ia lebih khusus digunakan untuk mencetak array.

Bentuk perulangan foreach :

 Contoh :




5. PERULANGAN BERSARANG
     Perulangan bersarang adalah istilah untuk menyebut perulangan di dalam perulangan. Dalam bahasa inggris, perulangan bersarang disebut nested loop.

Contoh bentuk perulangan bersarang:

 Contoh bentuk lainnya :





Meskipun perulangan atau looping memiliki fungsi yang sama, namun ketiga fungsi tersebut digunakan pada kondisi yang berbeda.

  • While - Perulangan while digunakan untuk kondisi perulangan dimana banyaknya perulangan tidak dapat dipastikan pada saat penulisan program.
  • For - Perulangan for digunakan untuk kondisi perulangan dimana jumlah perulangan telah di tentukan di awal.
  • Do/While - Sama seperti perulangan while, dalam perancangan perulangan Do-While ini kita harus memahami alur logika program yang dibuat. Banyaknya perulangan di tentukan pada saat program mencapai kondisi FALSE.
Kesalahan dalam alur logika akan membuat C++ tidak pernah berhenti (infinity loop).



SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Senin, 01 Oktober 2018

MATERI OPERATOR KONDISI & CONTOH PROGRAM PADA JAVA

OPERATOR KONDISI 
        Operator Kondisi (conditional operator) yaitu menghasilkan nilai true atau false tergantung dari variabelnya, dalam hal ini operasinya dilakukan pada dua operand. Operator boolean adalah operator kondisi yang kedua operandnya berupa nilai boolean (true atau false), sedangkan Operator Pembanding membandingkan 2 nilai seperti pada operasi matematika.
Catatan : Pada objek, seperti String, operasi pembanding akan membandingkan alamat memory tempat objek itu disimpan, bukan membandingkan isinya.

No Simbol Nama Operator Contoh
1 == Sama dengan b = (x == y);
2 != Tidak sama dengan b = (x != y);
3 > Lebih besar b = (x > y);
4 >= Lebih besar atau sama dengan b = (x >= y);
5 < Lebih kecil b = (x < y);
6 <= Lebih kecil atau sama dengan b = (x <= y);
7 && AND b = true && false;
8 || OR b = true || false;
9 !NOT b = !true;
10 ?: Bentuk pendek dari if - else b = true ? x : y;



Operator Boolean (AND)
      Operator kondisi AND ("&&") menghasilkan "true" apabila kedua operandnya bernilai "true". Jika salah satunya atau keduanya "false", operator ini menghasilkan "false". Berikut ini tabel kebenaran operasi AND.
 
Operator1 Operator2 Hasil Operator
True True True
True False False
False True False
False False False
Operator && akan mengevaluasi Operator2 (disebelah kanan) HANYA jika operand 1 bernilai "true". Seperti terlihat dari tabel diatas, apabila Operator1 (disebelah kiri) bernilai "false", hasilnya akan selalu "false" tidak tergantung pada isi dari Operator2.


Operator kondisi (OR)
       Operator kondisi OR ("||") menghasilkan "true" jika salah satu operandnya bernilai "true". Jika keduanya "false", operator ini menghasilkan "false". Berikut ini adalah table kebenaran operasi OR.

Operator1 Operator2 Hasil Operator
True True True
True False True
False True True
False False False
Operator || akan mengevaluasi Operator2 (disebelah kanan) HANYA jika operand 1 bernilai "false". Seperti terlihat dari tabel diatas, apabila Operator1 (disebelah kiri) bernilai "true", hasilnya akan selalu "true" tidak tergantung pada isi dari Operator2.


Operator (NOT)
         Operator NOT ("!") melakukan operasi boolean NOT pada operand atau ekspresi tunggal. Operator ini mengecek nilai boolean dari suatu operand atau expresi kemudian membalik nilainya (dari true ke false atau false ke true). Berikut ini adalah tabel kebenaran operator NOT.

Operator1 Hasil Operator
True False
False True

Operator Ternary
         Java memiliki operator berkondisi lain yang disebut TERNARY "?", yang pada dasarnya merupakan bentuk pendek dari if-then-else. Berikut secara umumnya





Pada dasarnya operator "?:" akan mengevaluasi "kondisi". Apabila kondisi bernilai "true", operator akan mengembalikan "jika_benar", tetapi apabila "kondisi" bernilai "false", operator akan mengembalikan "jika_salah". Misalnya




Dari contoh di atas, "x" akan memiliki nilai 20, karena ekspresi (1 > 2) adalah salah ("false"). 
CONTOH PROGRAM
SEKIAN DAN TERIMA KASIH